Saat ini, warga berduyun-duyun turun ke arah selatan dengan truk, mobil bak terbuka, dan motor. Hewan-hewan ternak juga ikut dievakuasi. Sementara itu, relawan dan warga menutup jalan serta melarang masyarakat naik ke atas.
"Dari tengah malam sering keluar awan panas, tapi kecil. Pagi ini paling besar," kata Yanto (32), salah satu relawan.
Puncak Merapi saat ini tetutup kabut tebal. Asap letusan membumbung ke atas. Namun, abu vulkanik belum jelas mengarah ke mana.
kompas.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar