Mentawai Kembangkan Desa Wisata Budaya


Sejumlah desa di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, akan diproyeksikan sebagai lokasi wisata budaya. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olah Raga Mentawai Desti Seminora, Jumat (8/10/2010), mengatakan bahwa desa-desa tersebut di antaranya adalah Desa Madobag, Desa Tuapejat, dan Desa Bosua.

Desti mengatakan, proyek desa wisata itu akan diwujudkan pada 2011. Namun, ia belum bisa menjelaskan total anggaran yang bakal dikucurkan untuk pembangunan desa-desa tersebut hingga menjadi lokasi wisata. Pengembangan desa-desa wisata itu dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun industri pariwisata di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Menanggapi hal tersebut, peneliti budaya dari Universitas Negeri Padang Ady Rosa mengatakan, yang perlu diperhatikan dari rencana tersebut ialah jaminan soal kebudayaan lokal untuk tidak tergerus begitu saja oleh watak industri pariwisata. "Selain itu, sarana dan prasarana serta akses transportasi dan telekomunikasi juga perlu diperhatikan," kata Ady yang juga staf pengajar di Universitas Bung Hatta Padang itu.

Ia menambahkan, salah satu hal terpenting yang patut diperhatikan ialah keberadaan uma atau rumah besar tempat tinggal masyarakat Mentawai secara berkelompok yang kini semakin berkurang. Keberadaan uma di pulau-pulau selain Siberut dalam gugusan Kepulauan Mentawai kini sudah nyaris mustahil ditemukan sebagai akibat dari kebijakan relokasi penduduk pedalaman oleh pemrintah, makin mahal dan sulitnya mendapatkan bahan baku kayu, serta cenderung tidak adanya intervensi pemerintah untuk menyelamatkan aset kebudayaan tersebut.


This entry was posted in ,. Bookmark the permalink.



Leave a Reply

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...